"Aku merindukanmu “Jakarta”’ itulah kata yang mungkin sering ku rapal. Bukan tanpa alasan. Bagiku Jakarta adalah kesakralan. Mengapa demikian?. Welcome to Catatan Ahnaf #1 : Perihal Jakarta. Menyoal Jakarta berarti juga menyoal segala pelik runyam urusan kotanya, setidaknya banyak ahli yang mendogmakan itu di televisi. Namun, bagiku menyoal Jakarta berarti mengutarakan semua rasa, cita, asa yang terperangkap dalam jenuhnya tempo Batavia, yang terbawa dalam gerbong ka-er-el padat commuter pada pagi dan sore hari, yang tertinggal dalam halte tije yang menunggu bus datang dan pergi, yang turut serta dalam setiap asam arang yang tersengal dalam merayapnya jalan. Jakarta bermuka dua yang memberi asa dan duka kepada siapa saja yang diinginkannya, yang membuat iri para aktivis penolak jakartasentris yang menunggu daerahnya di kembangkan. Jakarta itu kompleks. Namun, dikala orang bersambat ria tentang kota ini, aku malah berlaku sebaliknya. Jakarta merupakan salah satu hal yan...